Por último, pero no menos reseñable, debemos señalar Lipperhey, una web que nos permite llevar a cabo un completo análisis de nuestro portal sin coste alguno y midiendo la mayoría de los parámetros clave que debemos dominar. Asimismo, nos proporcionará sencillos consejos para mejorar y conseguir más y mejores visitas. Pero lo que destaca por encima de todo de Lipperhey es el sistema de benchmark que emplea, por el cual recibiremos una puntuación del 0% al 100% en función de cuán optimizado sea nuestro site. Sin duda, una manera sencilla y apta para que hasta el menos aventajado tecnológicamente sea capaz de entender si lo está haciendo bien o mal.
Kotler (1994) mendefenisikan tentang strategi pemasaran sebagai berikut : “Strategi pemasaran merupakan strategi atau taktik yang digunakan suatu perusahaan untuk melemparkan produk barunya ke pasar, agar produk bisa bertahan lebih lama di pasar”. Sepanjang umur produk, perusahaan setiap kali harus menyesuaikan kembali strategi pemasarannya untuk mengikuti situasi pasar yang selalu berubah. Banyak faktor yang bisa menyebabkan perusahaan harus mengadakan perubahan besar-besaran dalam strategi pemasarannya.

Kita harus secara berkala menggunakan salah satu fitur canggih Google Adwords: Search Query Reports. Untuk analisis dan menemukan kata kunci yang menjual dan layak kita jadikan exact match. Kampanye iklan baru harus lebih sering dilihat. Sering kali kita harus merubah struktur kampanye. Merubah atau membuat adgroup baru berdasarkan analisa data hasil kampanye berjalan.
Secara umum, CIP adalah proses secara terus-menerus secara sistematis untuk mengumpulkan dan menganalisis informasi tentang kegiatan para pesaing dan kecenderungan-kecenderungan bisnis (trend politik, ekonomi, teknologi) untuk mewujudkan tujuan perusahaan. Dalam artian lain, CIP ini merupakan kegiatan spionase secara legal untuk kemajuan perusahaan.

Analisa terhadap lingkungan internal dapat menjadi landasan bagi perusahaan untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan (Hunger dan Wheelen, 2000). Hal ini sangat berpengaruh terhadap strategi yang dijalankan perusahaan. Sebagaimana yang dikemukakan oleh Pearce dan Robinson (1997) bahwa analisa internal adalah pengertian mengenai pemikiran pencocokan kekuatan dan kelemahan internal perusahaan dengan peluang dan ancaman yang ada di lingkungan.
Mungkin tidak penting untuk meluangkan waktu untuk mengidentifikasi target pemirsa Anda, terutama jika Anda bersemangat untuk mulai menjual produk dan layanan Anda. Tetapi jika Anda menghindari latihan ini, Anda bisa menciptakan masalah jangka panjang untuk bisnis Anda. Setelah semua, banyak keputusan bisnis Anda akan tergantung pada siapa target audiens Anda.
Untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan suatu event, kita harus mencermati isu-isu dalam organisasi yang mempengaruhi kemampuan kita menjual event ke pasar dan sponsor. Yang menjadi patokan suatu event bias dijadikan kekuatan atau kelemahannya, kita perlu menggali persepsi dari si EO itu sendiri terhadap suatu event. Jika EO kita memandang event tersebut sebagai perioritas dan peluang untuk meningkatkan profil EO, maka event tersebut menjadi sebuah kekuatan. Namun jika kita memandang event tersebut sebagai pemborosan sumber daya,maka event tersebut menjadi kelemahan.
Strategi ini berusaha mendapatkan keunggulan bersaing melalui biaya produksi yang rendah. Perusahaan yang menerapkan strategi ini dicirikan oleh kontrol biaya yang ketat, minimisasi biaya overhead serta pencapaian skala ekonomis. Fokus utama diarahkan pada upaya meningkatkan produktivitas, yakni melalui biaya output per individu. Pada prinsipnya upaya pengurangan biaya ini dilakukan melalui pengurangan jumlah karyawan, penurunan tingkat upah karyawan, pemanfaatan karyawan paruh waktu, subkontrak, prosedur pengukuran dan penyederhanaan pekerjaan, perubahan aturan pekerjaan, serta fleksibilitas penugasan pekerjaan. Menurut Schuler dan Jackson, terdapat beberapa profil perilaku sumberdaya manusia ( karyawan) yang diperlukan dalam mendukung implementasi strategi pengurangan biaya. Profil tersebut adalah sebagai berikut: perilaku yang repetitive dan predictable, fokus jangka pendek, aktivitas individual atau otonomi, perhatian yang cukup terhadap kualitas, perhatian yang tinggi
Jakcson terdapat delapan profil tentang perilaku peran yang diperlukan dari sumber daya manusia (karyawan) dalam mendukung implementasi strategi peningkatan kualitas produk jasa. Profil tersebut diantaranya adalah : perilaku yang bersifat repetitive dan predictable, fokus jangka panjang atau menengah, derajat perilaku interdependen cooperative yang moderat, perhatian yang tinggi terhadap kualitas, derajat perhatian yang moderat pada kuantitas, perhatian yang tinggi pada proses, aktifitas yang tidak berisiko, komitmen terhadap tujuan perusahaan. Peningkatan kualitas produk atau jasa seringkali merupakan perubahan sebuah proses produksi yang mensyaratkan karyawan menjadi lebih fleksible dan terlibat dalam proses produksi.
Setiap tindakan atau serangan yang kita lakukan, baik secara langsung ataupun tidak langsung akan menjadi perhatian pesaing. serangan yang kita lakukan akan menimbulkan reaksi dari pesaing-pesaing kita. Tindakan pesaing terhadap serangan yang kita lakukan ditanggapi secara beragam oleh pesaing, mulai langsung membalas, diam, berusaha mempelajari terlebih dahulu, baru melakukan serangan balasan. Perusahaan yang kuat biasanya langsung menyerang balik. Oleh karena itu, kita juga harus mempertimbangkan reaksi pesaing terhadap tindakan yang kita lakukan. jangan sampai serangan balik malah menjadi bumerang bagi strategi kita. Sebagai contoh, beberapa reaksi pesaing terhadap serangan

KOMPETISI adalah sebuah bentuk pusaran. Sang "pemenang" adalah pusat orbitnya, sementara "peserta lainnya" akan berputar mengelilinginya. Tidak ada istilah "kalah-menang" di sini, karena kewajiban sang "pemenang" adalah membagi ilmunya, membagi pengalamannya, menebar energi positifnya, kepada siapa saja yang mengorbit di sekelilingnya. Sedangkan kewajiban "peserta lainnya" adalah membuka diri untuk menyerap energi, menyerap ilmu, menyerap pengalaman dari sang pusat orbit, sang "pemenang". Inilah sebuah bentuk SINERGI..
Perusahaan yang dominan selalu ingin tetap nomor satu. Sikap ini mendorongnyauntuk mengambil tindakan ke tiga arah. Pertama, perusahaan harus menemukan cara untuk mengembangkan jumlah permintaan keseluruhan. Kedua, perusahaan harus menjaga tingkat pasar yang dikuasainya dengan cara bertahan maupun menyerang dengan baik. Ketiga,berikutnya nanti perusahaan dapat mencoba meningkatkan pangsa pasarnya meskipun luas pasar tidak berubah.

KOMPETISI adalah sebuah bentuk pusaran. Sang "pemenang" adalah pusat orbitnya, sementara "peserta lainnya" akan berputar mengelilinginya. Tidak ada istilah "kalah-menang" di sini, karena kewajiban sang "pemenang" adalah membagi ilmunya, membagi pengalamannya, menebar energi positifnya, kepada siapa saja yang mengorbit di sekelilingnya. Sedangkan kewajiban "peserta lainnya" adalah membuka diri untuk menyerap energi, menyerap ilmu, menyerap pengalaman dari sang pusat orbit, sang "pemenang". Inilah sebuah bentuk SINERGI..
Los errores en la optimización no siempre son obvios, por consiguiente son comunes. Errores en robots.txt y 404 páginas, paginación y URL canónicas, etiquetas hreflang y redireccionamientos 301: cada uno de ellos puede arruinar seriamente todos los esfuerzos para promocionar el sitio. Este analizador SEO de calidad es suficiente para resolver estos problemas para siempre.
×